Sayyid Husain Bin 'Ali Bin Abi Thalib Ra



Beliau Sayyid Husein lahir di bulan sya'ban tahun 4 Hijriyah. Seperti Sayyid Hasan beliau Sayyid Husein ini juga olehnya menjalankan haji dengan berjalan kaki dari Madinah sampai Makah berulang kali sampai 25 kali.

Diantara sabdanya: Siapa dermawan akan menjadi Gusti, siapa yang bakhil akan jadi orang hina dan rendah. Beliau wafatnya syahid terbunuh pada hari Jum'at tanggal 10 Muharram tahun 61 Hijriyah. Kepalanya dibawa ke Mesir disemayamkan di pemakaman masyhur di Mesir sana. Orang-orang berta'dzim kepada beliau,mengantar jenazah beliau dengan cara sama berjalan kaki yang tanpa memakai alas kaki dengan kaki yang terbuka tidak memakai sandal atau sepatu mulai dari kota Ghuzah sampai Mesir. (keterangan ini adalah yang dinukil oleh kyai Maftuh basthul birri Lirboyo dari kitab. Adapun makam di Karbala Irak yang menjadi jurusan kaum Syiah dan cerita lain-lainnya semua Wallahu a'lam).

Didalam kitab Jami'u karomatil Awliya' disebutkan:

Orang-orang yang membunuh Sayyid Husein semua di dunia nya kemudian tersiksa (kualat). Adakalanya ada yang dibunuh atau penglihatannya menjadi buta atau mukanya menjadi hitam atau harta benda miliknya semua habis dalam jangka yang singkat. Seperti 'Abdulloh bin Khoshin, ini ketika perangnya memperlihatkan air minum, lalu Sayyid Husein berdoa: Ya Allah bunuhlah dia dalam keadaan haus. maka (terkabul doa tsb) dia juga minum air tapi tetap selalu merasa haus sehingga mati kehausan.

Ada orang yang hanya mendatangi perang saja tidak ikut perang ini kemudian matanya buta.Ditanya,dia bilang bahwa di waktu itu dia melihat Nabi SAW dalam keadaan sedang menghunus pedang dan sedang menghadapi 10 orang yang membunuh Sayyid Husein. Orang 10 ini disembelih semua,kemudian dia Nabi mencaci maki orang itu dan menyalah-nyalahkan nya,karena orang itu menambahi bilangannya musuh walaupun tidak ikut perang. Lalu dia di celaki dengan darahnya Sayyid Husein terus menjadi buta.

 

Dalam kitab Thobaqot disebutkan : Setelah Sayyid Husein terbunuh, kepalanya dipotong dibawa lari,setelah beberapa lama dalam perjalanan mereka beristirahat kemudian ada qolam (pena)  besi keluar dari sebuah pagar tembok lalu (qolam itu) menulis begini:

أترجون أمة قتلت حسينا # شفاعة جده يوم الحساب

Artinya: "Apakah orang-orang yang telah membunuh Sayyid Husein itu masih mengharapkan ingin mendapat syafa'at dari kakeknya beliau (Nabi SAW) besok di hari hisab??"

Sekian saja semoga meningkatkan rasa cinta kepada Ahli bait Nabi Saw.

رضي الله تعالى عنه ونفعنا بأسراره وأنواره وعلوامه في الدين والدنيا والآخرة بسر الفاتحة

*Referensi:*

 

# Manaqib 50 Wali Agung

Komentar